"Make-up" Halal Kini Tersedia di Inggris


Seorang pengusaha Muslim meluncurkan sejumlahmake-up halal pertama di Inggris. Riasan itu bebas alkohol dan produk hewani dan permintaan pun sudah datang dari Indonesia.

Samina Akhter mendirikan Samina Pure Make-up di rumahnya di Birmingham, setelah menanyai pedagang mengenai bahan yang digunakan dalam berbagai produk make-up di Hight Street. Berdasarkan hukum Islam, alkohol dan daging hewan tertentu dilarang.

Daging babi, khususnya, haram bagi umat Muslim berdasarkan hukum Islam sehingga Samina terkejut saat mengetahui bahwa sebagian produk yang dia gunakan berisi asam lemak dan gelatin babi. "Sebagai Muslim, saya mempertanyakan apa yang saya taruh di kulit saya," kata Samina. "Saya ingin tahu apakah bahan itu diperkenankan di dalam Islam."

Dalam mempertahankan hukum Islam, eyeliner dan lipstik Samina terbuat dari ekstrak tanaman, mineral, minyak esensial, dan vitamin. Usaha tersebut memperoleh akreditasi halal pada awal Juni dan kini memiliki lebih dari 500 pelanggan.

"Banyak Muslimah seperti saya telah frustrasi karena ingin kelihatan menarik dengan tetap mengikuti ajaran agama mereka," kata Samina.

Minat terhadap barang-barang itu, yang dijual daring (dalam jaringan), telah datang dari sejumlah tempat, seperti Malaysia, Indonesia, dan Singapura.

Bahan kosmetik itu dikirim dari Australia dan mendapat sertifikat dari badan independen, Halal Certification Authority Australia.